"Teteh sudah ingat aku, ya?"tembaknya. Aku mengangguk. "Abi kan ya..hehe..dari kemarin aku kira siapa ini ada orang SKSD. Ternyata Abi. Sehat, Bi?" Ia terlihat senang karena aku mengingatnya. "Aku sehat, Teh" Dan kami terlibat obrolan santai sampai akhirnya ia mengeluarkan pertanyaan pamungkasnya. "Teteh sudah menikah, kan?" Pertanyaan retoris. Harusnya ia tahu jawabannya. Aku kemarin menggendong seorang anak perempuan yang wajahnya sangat mirip denganku. Kalila, anak sematawayangku. Sebelum menjawab, aku menghela nafas panjang. "Aku bercerai, Bi."terangku, "Tiga tahun yang lalu." Aku tak mengerti mengapa bisa semudah itu menjelaskan pada Abi. Apakah karena aku masih menganggapnya 'anak kecilku'. Dulu, setiap kali bermain aanjangan. Abi selalu berperan sebagai anakku, ia manut saja ketika 'kusuapi makanan dengan sendok', lalu kugandeng tangannya sambil berjalan-jalan ke 'pasar buah...
J udul Buku : The Power of Habit (Dahsyatnya Kebiasaan, Mengapa Kita Melakukan Apa yang Kita Lakukan dalam Hidup dan Bisnis) Pengarang : Charles Duhigg Kategori : Motivasi ISBN : 9786024241391 Penerjemah : Damaring Tyas Wulandari Palar Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : PT Gramedia Jakarta Tebal : 371 halaman ...
Tampak seorang ibu sedang membawa mangkuk berukuran kecil dari pintu depan rumah. Wajahnya menunjukkan rasa tidak suka dengan apa yang baru saja diterimanya. Ya, mangkuk itu adalah pemberian dari tetangganya yang tinggal di sebelah kanan rumah. Di dalamnya ada sop iga buatan yang baru saja dibuatnya pagi ini. Terdapat tiga potong iga yang tampak menggugah selera, belum lagi harumnya yang sudah tercium sejak dari pintu. Jadi, apa yang salah? "Lagi-lagi begini," keluhnya. Ia kemudian menaruh mangkuk itu di atas meja makan tanpa mencoba isinya dulu. *** "Bu, hari ini Ibu membuat sop iga ya?"panggil seorang anak yang baru saja melirik isi meja makan sepulang sekolah. Tas dan sepatunya belum juga dilepas. Namun, hidungnya mencium harum tidak biasa dari meja makan. Ini membuatnya melupakan sejenak kebiasaannya menaruh sepatu ketika masuk rumah. Anak itu segera mengambil sendok kemudian mencicipi kuah dari sop iga yang terhidang di meja. Hoek, terdengar...
Komentar
Posting Komentar