Postingan

Bila Ada yang Kuharapkan Saat Ini

Untuk perempuan kecil yang 'kukulutus' sebelum tidur, nyenyak selama beberapa jam, terbangun karena lapar dan kembali tidur setelah sepiring nasi dan dua telur ceplok. Memandangimu membuatku menyadari banyak hal. Dengan begitu banyaknya peran yang kuambil dalam hidup, ada satu hal yang begitu kusyukuri dan ingin serius kugeluti hingga nanti. Aku ingin menjadi ibu yang baik, tanpa perlu memikirkan bagaimana ibu lain memperlakukan anaknya, karena tiap kupikirkan hal itu, aku merasa bersalah karena tidak merasa perlu melakukan apa-apa. Aku ingin menjadi ibu saja, tanpa perlu memikirkan berapa yang harus kupunya agar hidup kita berjalan baik-baik saja, tidak hina karena harus meminta. Aku ingin menjadi ibu yang mengerti, bukan ibu yang begitu ingin memaksa kehendak hati. Aku suka menjadi penulis yang punya karya, 10 bagiku sudah cukup, lalu aku tersadar bahwa bisa jadi ini jalanku untuk bisa melompat ke arah surga.  Namun, aku ingin menjadi ibu saja, yang bebas menuliskan kisah ten...

Empat Belas Hari

Dan, kamu masih diam Memintaku menunggu Sampai kapan Haruskah aku bertanya (lagi)? Sepertinya akan berakhir pahit Maka aku menguatkan hati, mencoba menenangkan diri dengan berbagai hal lain yang bisa menghibur hati Aku menolak patah Tidak lagi... Yang tidak ditakdirkan membersamai, berarti bukan yang terbaik Yang terbaik, akan datang di waktu yang tepat Yang bisa kamu lakukan, berupaya menjadi yang terbaik sepanjang waktu agar menyambutnya dalam kondisi terbaik

Puisi Patah Hati

Ini bukan cinta yang ditulis kemarin lusa sehingga mudah tersapu ombak. Ini perasaan yang dipupuk hingga enam musim berganti rupa Maka mencari jejakmu sejak kali pertama  membuatku bertambah yakin bahwa aku istimewa... Namun kau tak menjawab, entah karena apa? Kamu tau.. Aku akan menunggu.. kali ini akan menunggu saja.

Belajar dari Ibu Widi

Gambar
Foto diambil dari laman instagram Ibu. Entah kenapa, tiba-tiba ada cerita tentang keluarga mereka di laman instagram saya. Mungkin ada salah seorang teman yang menaruhnya di story, lalu sampailah ke akun seorang MC kondang, Teh Indy Barens, lalu sampailah di video dengan durasi cukuuup panjang, tetapi nyaman untuk ditonton dari awal sampai akhir. Dan, saya menangis beberapa kali sepanjang menonton. Ibu Widi, ini bukan kali pertama saya main ke instagram Ibu. Biasanya karena suka dengerin suara Widuri nyanyi atau main piano. Atau sekadar liat foto-foto anti main stream keluarga Ibu. Dan, selalu bilang bahwa Bapak itu family man ternyata ya (masih sulit menghilangkan kesan Mas Adi di film Tetangga Masa Gitu 😁). Berita itu juga sempat mengagetkan saya, Bu. Tapi video ini, menjelaskan pada saya bahwa tiap ujian itu 'sudah ditetapkan sesuai kadar kemampuan penerimanya'. Dan, Ibu...seistimewa itu. Dari video itu saya belajar banyak hal. Pertama , tentang penerimaan kita ...

Judul yang Manis untuk Kisah yang Tragis

Gambar
Judul : Pada Perhinggaan Hatimu Penulis : Shabrina WS Tebal : 37 bab di aplikasi storial _____________________ Ceritanya unik sejak awal, bagaimana seorang penulis patah hati dengan tokoh utama dalam tulisannya. Mengapa menuliskan sesuatu yang membuat hati sedih, mengapa tidak memilih hal yang membahagiakan saja. Tapi, karena tidak biasa, justru jadi menarik untuk dibaca. Nina dan Randu, dua orang yang hanya bertemu di dunia maya, hanya saling berbalas pesan bersahut-sahutan tanpa pernah bertemu secara fisik. Intensitas membangun kedekatan secara emosional, dalam artian : saling mengetahui profesi masing-masing dan bisa mengomentari hal-hal yang agak janggal dilakukan oleh orang yang tidak saling kenal cukup lama. Suatu ketika, Randu bercerita tentang Enjang. Dan, seketika itu juga ada yang sakit di hati Nina. Nina menolak jika itu disebut cemburu. Cerita Randu terus berlanjut sampai pada pilihannya untuk melamar Enjang, ibu tunggal satu anak yang diajarnya di sekolah. Semu...

Untuk Mereka yang Menjaga Hati

Gambar
Judul : Ingkar, Bila Aku bukan Rumah, Masihkah Kita Satu Arah? Penulis : Boy Candra Tebal : 352 halaman _______________________ Another novel, new novel. Tentang kisah di sekolah. Tema yang sedang kucari sebagai riset membuat novel teenlite beberapa bulan ke depan, insyaaAllah. Dibuka dengan adegan yang menarik, pertemuan kedua tokoh utama dalam kondisi tidak biasa. Dan, digantung di bagian akhir membuat penasaran dan berlari terus menuju bagian selanjutnya hingga akhir cerita. Adalah Livka, perempuan berani yang tidak suka melihat orang lain bertindak sewenang-wenang di sekolahnya. Dan, Agung, lelaki yang bertingkah nakal di sekolah, padahal menurut Livka justru adalah orang yang baik dan lembut hati. Dari benci jadi cinta, cerita khas remaja. Cinta yang akhirnya membutakan, padahal berkali-kali ada Airin, sahabat Livka yang selalu mengingatkan. Ada juga keberatan dari orangtua Livka yang punya masalah di masa lalu dengan orangtua Agung. Belum lagi perbedaan status sosial ...

Buku Terlama yang Dibaca

Gambar
Membaca buku ini, sepertinya memang butuh alasan sebesar gunung Manglayang, agar tekad bisa terus membara di sepanjangan halamannya. Buku yang usianya sudah lebih dari 5 tahun semenjak dibeli ini, belum dibaca dengan tuntas. Baru sebagian saja, tetapi sepertinya layak untuk dibuat resensinya. Sebab, tiap bagiannya lebih baik dibuat resensi terpisah. Ada yang bisa menebak buku apa yang sedang saya baca? Judulnya, Fii Zhilalil Quran, Dalam Naungan Al-Quran. Buku yang ditulis oleh seorang pembaharu pada zamannya di dalam penjara. Yang terbayang saat membacanya adalah, bagaimana bisa seseorang menulis untaian sedalam dan seindah itu di tempat yang paling tidak nyaman yang pernah ada. Ada yang bilang, buku ini bukan buku tafsir, sebab banyak interpretasi penulisnya yang didasarkan pada buku tafsir lainnya. Namun, entah mengapa saya justru terbawa dalam alunan merdu kisahnya lewat buku ini. Di bulan Mei yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan kemarin, alhamdulillah saya berkesempatan untuk...